24 Februari 2024 09:31

Kabupaten Serang”Warta-Terkini

Demi memutus mata rantai covid 19 Time Satgas Desa Cikande Permai bersama muspika Cikande Laksanakan Oprasi Yustisi bagikan masker didepan jalan kantor Desa Cikande Permai Kecamatan Cikande Kabupaten Serang Provinsi Banten, Senin (26/7/2021).

Rangkaian Kegiatan tersebut guna mencegah dan mengingatkan masyarakat sekitar betapa pentingnya menjaga dan melindungi diri dari wabah Covid-19. Hadir dalam Acara giat Oprasi Yustisi Pembagian masker, Dayari selaku Kepala Desa Cikande Permai Team Satgas PPKM Desa Cikande Permai, Andi Suyono selaku BPD Desa Cikande Permai, Bripka H. Suardi dan Bripda Rendy selaku Bhabinkamtibmas Cikande Permai, Peltu Sutarno selaku Babinsa Cikande Permai.

Dayari Kepala Desa Cikande Permai dihadapan awak media mengatakan bahwa kegiatan ini untuk mengingatkan betapa pentingnya menjaga kesehatan.

” Pemakaian masker mulut dianggap memiliki manfaat untuk kesehatan, terutama dalam mencegah penularan penyakit, ” Kata Dayari di depan pandopo, Senin (26/7/2021).

Lanjut Dayari mengatakan pembagian masker ini di berikan kepada pengguna jalan yang melintas, dikarenakan untuk saat ini memakai masker sangatlah penting.

” Kita berikan masker kepada pengguna jalan yang melintas di depan kantor Desa Cikande Permai, sebab untuk saat ini memakai masker mulut itu sangatlah penting, dengan memakai masker kita dapat menghindari paparan polusi udara, mencegah penularan dan penyebaran penyakit dan melindungi wajah dari efek negatif sinar matahari dan polusi, ” Ucap Dayari.

Sambung Dayari agar kita tidak tertular virus itu jangan lupa selalu menggunakan masker saat keluar rumah.

“Kita tidak bosan-bosan mengingatkan masyarakat agar selalu memakai masker, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kedisiplinan masyarakat untuk memakai masker berguna mencegah penularan Covid-19. Apalagi pada kelompok rentan, seperti lansia dan orang dengan penyakit bawaan, menggunakan masker ketika ke luar rumah akan sangat efektif untuk mencegah penularan, sebab penularan kasus baru terus terjadi dari hari ke hari, artinya masih ada sumber penularan dengan kasus positif orang tanpa gejala (OTG) yang tak terdeteksi, ” Tutup Dayari. (@**Dahyani /Khondoy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *