Beranda » Warga Desa Buniayu Keluhkan Jalan Akses TPU Yang masih Berlumpur

Warga Desa Buniayu Keluhkan Jalan Akses TPU Yang masih Berlumpur

Kabupaten Tangerang”Warta-Terkini


Warga Buniayu keluhkan jalan tempat pemakaman umum (TPU) Buniayu yang becek dan licin di Kampung Buniayu RT004 RW 003, Desa Buniayu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Selasa (9/11/2021).

Jalan TPU tersebut masih beralaskan tanah merah, sehingga jika dimusim penghujan jika dilalui oleh warga yang berjiarah menjadi tidak nyaman, bahkan kendaraan baik roda dua maupun roda empat pasti harus didorong, akibat licinnya jalan tanah yang becek. Dan warga berharap jalan TPU Buniayu segera dibangun.

Nandar selaku warga Kampung Buniayu RT 004 RW 003 dihadapan awak media mengatakan bahwa jalan TPU Buniayu masih beralaskan tanah merah perlu segera dibangun.

” Jalan Pemakaman kalau kena hujan aja, langsung licin, motor aja harus didorong. Karena tanah jalannya itu masih tanah merah, begitu juga mobil yang diparkiran sampai didorong orang banyak, ” Ucap Nandar di TPU Buniayu, Selasa (9/11/2021).

Lanjut Nandar berharap jika jalan TPU dibangun, para penjiarah dan pengurus TPU akan merasa terbantu.

” Kalau jalan TPU ini bagus, sudah tidak berlumpur lagi. Para penjiarah akan lebih nyaman dan kami sebagai pengurus TPU juga lebih aman, dikarenakan tidak perlu dorong-dorong mobil lagi, ” Kata Nandar.

Sementara Dahyani selaku aktivis Tangerang menyoroti keluhan warga Buniayu merasa miris.

” TPU Buniayu yang dijadikan lokasi pemakaman Covid-19, sebanyak 1.256 orang dimakamkan di TPU Buniayu Tangerang dengan Protokoler Covid-19. Seharusnya dengan jumlah sebanyak itu Pemerintah Kabupaten Tangerang segera membangun akses jalan yang dikeluhkan warga Buniayu, ” Ucapnya.

Sambung Dahyani bahwa TPU Buniayu adalah milik Pemkab Tangerang yang seharusnya infrastrukturnya memadai termasuk jalan dan lampu penerangan.

Baca:  Gelar RUPS, PT BPR Serang Dituntut Inovatif dan Kreatif

” Lahan pemakaman di Buniayu kurang lebih sekitar 40 hektar, dan sudah ditata antar bloknya, ada blok konghucu, blok nonmuslim, blok muslim, dan blok Covid-19. Jadi keinginan warga disana dengan tanah yang luas itu, berharap agar jalan TPU Buniayu dibangun, selama ini masih beralaskan tanah. Jika dimusim penghujan langsung becek, sehingga tingkat kenyamanan di TPU tidak ada, apalagi mirisnya sampai ada mobil yang di dorong-dorong. Sedangkan TPU Buniayu adalah milik Pemkab Tangerang yang seharusnya infrastrukturnya memadai, harapan saya kepada Pemkab jangan hanya membuat galiannya saja, sementara akses jalan masih dikeluhkan, ” Tutupnya.(@**Khondoy