Beranda » Bupati Serang Ratu Zakiyah Tegaskan Sekolah Harus Ciptakan Ruang Aman dan Nyaman bagi Anak-Anak

Bupati Serang Ratu Zakiyah Tegaskan Sekolah Harus Ciptakan Ruang Aman dan Nyaman bagi Anak-Anak

0


Kabupaten serang”di wartakan oleh warta terkini. Com–
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan bahwa sekolah harus bisa menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak didik. Penegasan disampaikan Bupati Serang saat menghadiri Sosialisasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman jenjang Sekolah Dasar yang digelar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) di Swiss-Belinn Modern Cikande pada Senin, 28 September 2026.

”Kegiatan sosialisasi budaya sekolah supaya aman dan nyaman ini diintegrasikan dengan para kepala sekolah, bagaimana mereka juga mendapatkan pendidikan melalui Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) jadi nanti ada narasumber dari BPMP,” kata Ratu Zakiyah sapaan Ratu Rachmatuzakiyah kepada wartawan.

Selain itu, Ratu Zakiyah juga menyampaikan berbagai hal kepada ratusan Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN). ”Sekolah harus menciptakan ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak kita itu yang pertama. Tapi itu tidak bisa satu sektor saja misalnya Dinas Pendidikan tapi harus terintegrasi kerja sama dengan DP3AKB, bagaimana perlindungan terhadap anak-anak kemudian mutu atau layanan pendidikannya dengan Badan Penjaminan Mutu Pendidikan,” katanya.

Oleh karena itu, Ratu Zakiyah kembali menegaskan selain bagaimana memberikan ruang yang nyaman dan aman bagi anak-anak, kepala sekolah harus memberikan contoh yang terbaik untuk perangkatnya, terutama guru-gurunya. Sebab, jika sudah memberikan contoh yang terbaik sebagai kepala sekolah tentu para guru juga bisa memberikan contoh yang terbaik untuk anak-anak muridnya.

”Saya juga sampaikan harus jalin komunikasi dengan orang tua murid karena itu penting, mendidik anak tidak juga hanya guru saja tapi di sini perlu kolaborasi dan sinergi dengan para orang tua murid salah satunya membatasi anak bermain gawai,” ucapnya.

Meski demikian, Ratu Zakiyah mengaku bersyukur lingkungan sekolah tersebar di 29 kecamatan se-Kabupaten Serang hingga saat ini masih dalam kondisi aman dan nyaman. Kendati demikian ada satu dua titik atau salah satu padepokan di salah satu pendidikan ada oknum melakukan hal yang tidak diinginkan.

Baca:  Berorientasi Masa Depan, Bupati Serang Terus Gulirkan Beasiswa Guru PAUD

”Itu juga menjadi keseriusan dan keprihatinan kita bersama. Maka, tidak hanya leading sektor yang ada di wilayah pendidikan ini saja, tapi semua elemen masyarakat bergerak ada di wilayah masing-masing. Itu juga harus melihat situasi kalau misalnya ada kejanggalan-kejanggalan, maka patut dilihat atau disampaikan kepada yang seharusnya,” tandasnya.

Kepala Dindikbud Kabupaten Serang Aaber Nurhadi mengatakan dengan digelarnya Sosialisasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, sekolah-sekolah tidak ada bullying, perbedaan-perbedaan, rasa dibedakan, dan rasa diskriminasi semua hilang. ”Diharapkan ke depan anak-anak di sekolah merasa nyaman, tidak lagi ada diskriminasi, tidak lagi perbedaan-perbedaan,” tandasnya.

Mengacu Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, Aaber memastikan untuk menciptakan kolaborasi dengan semua pihak. Di Kabupaten Serang diketuai Sekda, wakilnya Bapperida, Dindikbud sekretaris, kemudian anggota-anggotanya dari dinas-dinas terkait ada DP3AKB, Dinkes, dan Dinsos.

”Sekali lagi harapannya tidak lagi diskriminasi kepada anak-anak, kepada murid. Kemudian ada pelayanan yang sebaik-baiknya untuk lingkungan sekolah agar mereka itu merasa di sekolah itu betah, nyaman,” tuturnya.

Kepala BPMP Provinsi Banten pada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Aria Ahmad Mangunwibawa mengapresiasi Bupati Serang Ratu Zakiyah yang telah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) mengenai Kelompok Kerja (Pokja) Budaya Sekolah Aman dan Nyaman. ”Ini harus kita apresiasi dan kita berikan poin penting, karena tentunya Banten ini termasuk provinsi yang pertama untuk merilis Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, baik provinsi maupun kabupaten-kota,” ujarnya. (*Nasrudin

Tinggalkan Balasan