1 Maret 2024 08:06

Sul sel”Warta-Terkini

Tim verifikasi PTM melakukan kunjungan ke sejumlah sekolah untuk mengecek rencana persiapan pembelajaran tatap muka di Kabupaten Sidrap, Selasa, (06/07/2021)


Libur sekolah berkepanjangan membuat siswa siswi jenuh di rumah saja, pelajaran daring yang di laksanakan selama ini sepertinya kurang efektif, anak sekolah kepingin ketemuan sama sohibnya, saling bercanda di jam istirahat, namun di sayang wabah pandemi covid 19 menghalangi semuanya,
walaupun saat ini Pulau Jawa dan Bali, wabah covid 19masih memprihatinkan, namun salah satu kabupaten di Sul Sel rencananya akan melaksanakan pembelajaran Tatap Muka bulan juli mendatang, Pemerintah KabupatenSidrap akan melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).,Tim verifikasi mulai melakukan kunjungan ke sejumlah sekolah, Selasa (06/07/2021)

tim verifikasi PTM melakukan kunjungan guna mengecek kesiapan sekolah yang ada di KabupatenSidrap,Adapun sekolah yang menjadi sampel dikunjungi yakniMTs2 Pangkajenne, SMP 2 Pangkajene, SD 16 Pangkajene, dan TK Pertiwi Pangkajenne sidrap, Diketahui Pemkab Sidrap berencana melalukan PTM yang dijadwalkan pada Senin, (12/07/2021) mendatang,Tim verifikasi PTM dipimpin langsung Sekda Kabupaten Sidrap, Sudirman Bungi, Ia didampingi Plt Kadis Pendidikan Rohady Ramadhan, Kadis Kominfo Bachtiar, Kalak BPBD Siara Barang, dan Kabag Pemerintahan, Fandy Anshari.
Sekretaris Daerah, Sudirman mengatakan, kunjungan tersebut untuk memastikan kesiapan sekolah menjelang pelaksanaan PTM, “Secara fisik, sekolah di Kabupaten Sidrap sudah siap melaksanakan PTM,” kendati secara fisik sekolah di Sidrap sudah siap, namun pihaknya akan membahas lebih lanjut terkait kepastian pelaksanaan PTM tersebut,Besok tim kabupaten akan melakukan rapat lagi terkait pelaksanaannya,” Sembari memperhatikan perkembangan Covid-19, dan instruksi dari pemerintah provinsi dan pusat,” sambungnya, Ia juga menambahkan, instruksi pelaksanaan PTM menjadi pedoman yang harus dipenuhi,Adapun yang harus disiapkan sekolah yakni tempat cuci tangan, thermogun, persiapan jaga jarak, dan protokol kesehatan lainnya,” jelasnya, Lebih lanjut, Sudirman menerangkan bahwa setiap sekolah harus memenuhi standar untuk mendapat rekomendasi tim verifikasi,Selain itu, harus ada izin atau pernyataan persetujuan dari orang tua murid, “Nantinya kami juga akan terus pantau pelaksanaan prokes ini. Boleh jadi di awal baik, lalu kemudian abai. Hal itulah yang akan kita awasi, pungkasnya . ( @**,irwan

Baca:  HUT ke-21, Gubernur WH Paparkan Capaian Pembangunan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *