29 Februari 2024 23:24


Makassar, Warta Terkini
Kedatangan tenaga kerja asal tiongkok sebanyak 20 orang ke makassar menimbulkan reaksi berbagai kalangan,di antaranya masyarakat aktivis dan Mahasiswa,senin kemarin (5/7/2021 )

Puluhan mahasiswa yang menamakan diri Koalisi Aktivis Sulsel berunjukrasa di Jl Sultan Alauddin, Makassar,Unjuk rasa tersebut berlangsung tepat di depan Kampus Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM).Pantauan di lokasi, pukul 15.47 Wita, pengunjuk rasa menghadang dua truk lalu di jadikan panggung orasi, Mereka juga membakar ban bekas sambil silih berganti berorasi,Truk itu disetop berjejer di badan jalan Sultan Alauddin arah Kabupaten Gowa,Akibatnya, menimbulkan kemacetan sepanjang tidak terhindarkan,terlihat Kendaraan antre mengular hingga pertigaan Jl Sultan Alauddin-AP Pertarani.


Dalam orasinya, pengunjukrasa memprotes adanya 20 TKA asal Tiongkok yang masuk ke Bantaeng Sulawesi Selatan di saat PPKM Mikro diberlakukan di Jawa dan Bali,Masuknya 20 TKA asing saat PPKM Mikro merupakan bentuk ketidak adilan dalam hal pencegahan Covid-19,” ujar seorang orator dalam orasinya..


Di tempat terpisah Kepala Imigrasi Kelas I TPI Makassar, Agus Winarto, saat menggelar konferensi pers, di kantornya, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Senin (5/7/2021) membenarkan bahwa, 20 TKA asal Tiongkok yang tiba di Bandara Sultan Hasanuddin, Sulawesi Selatan pada Sabtu, 3 Juli 2021, belum mengantongi izin kerja”Katanya


” Kalau mereka tidak mendapatkan dalam waktu satu bulan, maka mereka akan dipulangkan ke negaranya,” Saat ini, kata Agus, TKA asal negeri Tirai Bambu itu belum dipekerjakan lantaran masih menjalani isolasi mandiri atau karantina sebelum bekerja.
“Dikarantina dulu di perusahaannya, mereka tidak boleh bercampur dengan Tenaga kerja indonesia maupun tenaga kerja asing,” bebernya.
“Lebih lanjut”Agus setelah menjalani isolasi mandiri atau masa karantina lanjutan, para TKA itu masih diharuskan mengikuti tahap uji coba,Uji coba tersebut dilakukan untuk penerbitan izin kerja atau dapat memulai melakukan pekerjaan, meski demikian kata dia, 20 TKA itu telahelengkapi dokumen keimigrasian, Dokumen keimigrasian itu, lanjut Agus dilengkapi oleh pihak Imigrasi saat TKA itu tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.
“Sudah memenuhi syarat secara keimigrasian maupun secara protokol kesehatan,” jelas Agus,
Sebelumnya ramai diperbincangkan, sebanyak 20 (TKA) asal China masuk ke Indonesia via Makassar, Pasalnya, kedatangan TKA itu berlangsung saat pemerintah baru saja menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali, Sementara, Kepala Divisi Imigrasi wilayah Sulsel, Dodi Karnida, mengaku belum mendapatkan kabar soal kedatangan 20 TKA China di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, (@** Irwan )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *