Beranda » Wujud Kepedulian terhadap Petani, P3A MAPTDA Bersama PPS Balai Besar Gelar Gotong Royong Bersihkan Saluran Irigasi

Wujud Kepedulian terhadap Petani, P3A MAPTDA Bersama PPS Balai Besar Gelar Gotong Royong Bersihkan Saluran Irigasi

0

KOTA SERANG, BANTEN –di wartakan oleh wartakan terkini.com-Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan air bagi para petani, Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) MAPTDA bersama anggota, Petugas Pengelola Air (PPA), PPS Balai Besar, dan para petani melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan saluran irigasi pada Minggu, 25 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di saluran sekunder BPP 25, yang berlokasi di Kampung Pasirsoka RT 12/RW 04, Kelurahan Kilasah, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten. Gotong royong ini difokuskan pada saluran irigasi pembagi yang mengalirkan air menuju saluran tersier hingga ke area persawahan milik petani.

Ketua P3A MAPTDA, Junaedi, mengatakan bahwa kegiatan gotong royong tersebut merupakan wujud kepedulian bersama terhadap kondisi saluran irigasi yang mengalami penyumbatan sehingga menghambat aliran air ke sawah.
“Atas nama P3A MAPTDA, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya Satikoder beserta jajarannya, serta PPA dan PPS Balai Besar yang telah membantu dan mendukung pelaksanaan kegiatan gotong royong ini hingga selesai,” ujar Junaedi.

Ia menjelaskan, setelah dilakukan pembersihan secara bersama-sama, aliran air yang sebelumnya tidak berjalan kini mulai kembali mengalir menuju area persawahan.

“Alhamdulillah, air yang tadinya tidak mengalir sekarang sudah kembali berjalan dan masuk ke sawah-sawah petani. Memang alirannya belum sepenuhnya maksimal, tetapi kami bersyukur karena air sudah bisa mengalir kembali,” tambahnya.

Junaedi berharap, melalui kegiatan gotong royong dan kerja sama seluruh pihak, kondisi saluran irigasi dapat terus terjaga sehingga kebutuhan air untuk lahan pertanian bisa terpenuhi dengan lebih baik.

Menurutnya, kepedulian dan kebersamaan antara kelompok P3A, petugas irigasi, serta para petani menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran distribusi air dan mendukung aktivitas pertanian di wilayah Kelurahan Kilasah, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

Baca:  ABUYA KH YUSUF MINTA BUPATI PANDEGLANG TUTUP TEMPAT HIBURAN MALAM

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat dalam mengatasi persoalan lingkungan dan mendukung kesejahteraan para petani.

P3A MAPTDA Berharap Perhatian Berkelanjutan terhadap Saluran Irigasi

Junaedi menegaskan bahwa kelancaran aliran air irigasi merupakan kebutuhan utama bagi para petani, terutama untuk menunjang pertumbuhan tanaman padi dan menjaga produktivitas hasil pertanian.

Menurutnya, saluran irigasi yang tersumbat dapat menghambat distribusi air ke lahan persawahan. Oleh karena itu, diperlukan kepedulian dan kerja sama dari seluruh pihak untuk melakukan pemeliharaan secara rutin agar permasalahan serupa tidak terus berulang.

Ia juga berharap pihak terkait dapat memberikan perhatian lebih terhadap kondisi jaringan irigasi di wilayahnya, sehingga aliran air dapat menjangkau seluruh sawah petani secara merata dan optimal.
“Kami berharap ke depannya saluran irigasi ini bisa terus diperhatikan dan dipelihara bersama. Bagi kami sebagai petani, yang terpenting air bisa mengalir ke sawah sehingga kegiatan pertanian tetap berjalan,” ungkap Junaedi.

Ia menambahkan, kegiatan gotong royong tersebut bukan sekadar membersihkan saluran air, tetapi juga menjadi bentuk kebersamaan dan kepedulian dalam memperjuangkan kebutuhan para petani.

Dengan adanya kerja sama antara P3A MAPTDA, PPA, PPS Balai Besar, dan masyarakat petani, diharapkan permasalahan saluran irigasi dapat ditangani secara bertahap dan berkelanjutan.
Junaedi pun kembali menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah meluangkan waktu dan tenaga dalam kegiatan tersebut. Ia berharap semangat gotong royong tetap terjaga demi kelancaran pengairan dan kesejahteraan petani di Kampung Pasirsoka, Kelurahan Kilasah, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten.

“Air lancar, petani senang. Semoga kebersamaan ini terus terjaga demi mendukung pertanian dan kesejahteraan para petani,” pungkasnya.(**red

Tinggalkan Balasan